Filsafat Ilmu Pertemuan Keenam PM A PPs UNY
Dosen Pengampu : Prof. Dr.
Marsigit, M.A
Perkuliahan Filsafat
Ilmu di kelas A Pascasarjana Pendidikan Matematika untuk pertemuan keenam pada
hari Selasa, 31 Oktober 2017 pada pukul 15.30 WIB di lantai 1 Gedung Baru
Pascasarjana. Sama seperti perkuliahan sebelumnya, perkuliahan hari ini dimulai
dengan tes tanya jawab singkat dengan jumlah soal sebanyak 25 soal. Setelah
sesi tanya jawab singkat, seperti biasanya Bapak meminta kami untuk membuat
pertanyaan. Kemudian berdasarkan
pertanyaan dan jawaban tersebut dapat kita refleksikan bersama.
Di dalam matematika,
konsep atau pengertian adalah tingkat berpikir yang paling rendah. Sedangkan
menurut filsafat, konsep adalah objek. Misalkan bayangan dari titik adalah yang
ada dan yang mungkin ada. Keberadaan titik tersebut terikat oleh ruang dan
waktu.
Setiap yang ada dan
yang mungkin ada adalah berstruktur dan dimensi, dengan struktur yang paling
sederhana adalah wadah dan isi. Misalkan sebuah garis melalui titik A dan titik
B merupakan objek pikir. Aturan adalah bayangan dari bayangan, sehingga dari
situ terbentuklah konsep dalam pikiran kita. Pikiran dan kenyataan mempunyai
predikat. Dan sebenar-benar predikat hanya mampu dipikirkan. Ingatan itu
hanyalah satu titik diantara keseluruhan. Jalani saja secara alami seraya
berikhtiar dan berdoa. Dalam hidup, prinsipnya tidak perlu dan janganlah
meningat-ingat kejahatan atau keburukan. Biasanya segala sesuatu yang dicintai
maka itulah yang diingat. Oleh karena itu mengingat yang baik-baik adalah yang
terbaik.
Pikirkanlah apa yang
kamu jalankan dan jalanilah apa yang kamu pikirkan, dan semua terangkum dalam
doa. Ingatan tersebut berstruktur, mulai dari sederhana sampai pada yang
kompleks. Secara alami mengingat sesuatu yang lupa dan melupakan apa yang kamu
ingat. Kemampuan mengingat maupun melupakan adalah intuisi, yaitu kelebihan
yang diberikan Tuhan kepada kita. Dalam setiap hidup seseorang mungkin akan
pernah mengalami sesuatu hal yang tidak ingin diingat. Namun jika demikian, maka
lupakanlah hal yang buruk. Ingatlah hal-hal yang baik dari orang lain sebagai
refleksi untuk diri kita masing-masing.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar